Sudah satu minggu setelah acara MPLS (layaknya MOS) berakhir. Santri – santri baru, SMP maupun SMA telah beradaptasi dengan lingkungan yang baru saja mereka akan cicipi. Mau itu dari masalah sekolah, asrama, hafalan Al – Quran, sampai makan malam dan laundry. Memang mengagetkan, untuk para santri baru, apalagi bagi yang tidak memiliki background pondok atau sekolah islami yang kuat. Tetapi, insyaallah, semua yang dilakukan di pondok ini akan membuahkan keberkahan di masa yang akan dating dengan niat yang tulus.
Membahas
soal MPLS, atau kerap disebut – sebut dengan MOS, meskipun di SMA Ar-Rohmah
kami menyebutnya dengan nama MAstasis (Masa Ta’aruf Siswa), ada banyak hal yang
bisa dikaji. Terutama disaat – saat awal, ketika para wali murid harus
merelakan putra – putranya berada di pondok, banyak yang menunjukkan ekspresi yang bervariasi.
Ada yang malah cuek, b-aja, atau malahan ada yang menangis histeris dan terharu
akan perpisahan tersebut. Momen tersebut merupakan awal dari titik balik yang
sebenarnya, sebelum anak – anak mereka bisa hidup mandiri tanpa kedua orang tua
mereka.
Ada
pula saat – saat dimana kerukunan, ketaguhan dan kekompakan angkatan diuji dan
diasah. Para panitia telah menyiapkan berbagai game – game menarik, aktifitas
yang menantang, kajian – kajian, dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu, mereka
harus berkompetisi antara satu tim dengan tim yang lain. Keseruan tersendiri
bagi para pemain serta para penonton dari kakak – kakak kelas mereka. Mereka
pastinya memiliki pandangan berbeda mengenai hal tersebut. Ada yang merasa
gembira sekali, ada yang masih malu – malu, ada yang merasa kesal, semuanya.
Namun, hal tersebut pastinya bertujuan untuk menyatukan mereka semua di dalam
suatu ruang lingkup yang lebih besar, angkatan 23.
Tak
dirasa, satu minggu mastasis pun berlalu. Berbagai kesenangan dan tantangan pun
berakhir. Para santri sekarang harus mengalihkan focus mereka kepada suatu yang
riil di pondok ini, belajar dan hafalan. Untuk masalah hafalan Al – Quran,
mereka dibagi menjadi empat holakoh, A, B, C dan D. MAsing – masing fase
mencerminkan kemampuan mereka dalam menghafal, tartilul Quran dan Tajwid.
Dengan menggunakan system per hari setoran, target mereka pun berbeda – beda. Satu
halaman untuk holakoh A, setengah halaman untuk holakoh B, seperempat halaman
untuk holakoh C dan D. Sistem murojaah pun juga diaplikasikan, dimana setiap
sabtu dan ahad para santri kelas 10 dan 11 akan memurajaah hafalan yang telah
disetorkan selama satu minggu tersebut.
Untuk
masalah sekolah, mereka dibagi menjadi 3 kelas besar, yakni IPA 1, IPA 2 dan
IPS. Pembagian tersebut berdasarkan tes yang telah mereka lakukan dimasa – masa
mastasis. Tidak ada perbedaan besar antara IPA 1 dan IPA 2, karena bisa saja
anak dari IPA 1 berganti dengan IPA 2 d kemudian hari. Meski masih dimulai
dengan pengenalan akan pelajaran, banyak siswa sudah merasa antusias dan haus
akan ilmu. Tidak sedikit dari mereka sudah tertarik untuk masuk tim olimpiade
dari bidang yang mereka tekuni. Mungkin terinspirasi oleh kakak – kakak kelas
yang sudah terlebih dahulu mencorengkan prestasi mereka di lemari piala sekolah
dan papan prestasi sekolah. Meskipun program bimbel olimpiade belum berjalan, hamper
semua dari mereka sudah menanyakan lomba – lomba dan meminta soal – soal akan
bidang yang mereka ikuti.
Tidak
hanya itu program dari sekolah. Senin lalu (22 Juli 2019), kami mengundang
seorang pembicara dari rekan hijrah untuk memberikan motivasi – motivasi, alas
an dan tata cara berhijrah. Motivasi tersebut sangatlah dibutuhkan untuk
mengawali suatu tahun pembelajaran dan bagi para santri baru. Hal ini bertujuan
agar mereka semua berkeinginan kuat untuk berhijrah dari kemungkaran sebelum
masuk menuju kepada ridho Allah SWT. Selain itu, program – program OSIS pun
sudah mulai berjalan seperti semula sebelum adanya mastasis. Mulai dari
pengondisian, piket, apel, dan lain – lain sudah ddiperuntunkan kepada santri –
santri baru. Namun, kami pun juga memiliki beberapa program unggulan di masa
yang akan dating, dimana mereka tidak kalah keren, melainkan bisa melampaui
program lainnya. Mulai dari 17 Agustus, Idhfest (Idul Adha Festival), sampai ke
program jawara kami, Amphibi (Ar-Rohmah Mathematics, Physics and Biology
Olympiad). Maka dari itu, tunggu terus update – update pondok Ar-Rohmah dari
kami. Stay tuned, and Syukron.
0 Komentar